Monday, November 7, 2016

wanita dan kisah yang sama.

dia adalah sesosok wanita tangguh. hatinya sudah kebal dengan luka.bukan sekali, banyak yang menggoreskan luka di sekujur tubuhnya. kadang si wanita bodoh itu sendiripun yang mengukirkan luka.



KINI..
dia berusaha bangkit walau terseok-seok. wanita itu kadang bertanya, dosa apa yang dia perbuat hingga tuhan menghukumnya dengan mengirim sejuta harapan kosong, teman penuh kepalsuan atau hanya  cinta yang terlalu tinggi untuk digapai.


dunia ini berputar, rotasi sebagaimana mengelilingi matahari.
wanita itu selalu memusatkan titik rotasinya, pada cinta yang ia sembah.


mungkin itu mengapa tuhan menegurnya??

cintamu harusnya pada ilahi.

tapi sebagaimana di al-quran adam tergoda buah khuldi, atau kisah alkitab, dimana ular menggoda adam. wanita itu terbuai cinta.



wanita itu sudah punya lilin penerang, yang selalu siap menghangatkannya, tapi desau angin selalu mengancam akan memberi mereka badai, "lilin itu akan membakarmu, atau kami yang akan membakarmu." - getir dan keras hentakan sang angin.


wanita itu bukannya tidak bersyukur, tapi ia tahu, hanya dia dan sang lilin yang selama ini berjuang.
lilin itupun hampir padam, bukan karena menyerah, tapi angin terlalu menantang mereka kuat, mereka hanya bisa saling menghangatkan, karena jika mereka menyatu, mereka terbakar, ditentang sang angin.



tapi realita menghantamnya keras. dunia ini keras. ia terseok-sesok, dalam harapan yang sekan masih panjang dan kosong.


ia menangkupkan tangan dan seraya berdoa: ya tuhan, terserah engkau sajalah.


lalu dia mengehampaskan dirinya ke jalanan yang dingin dan keras.
berdarah dan memaki dirinya sendiri.
lagi
lagi
lagi
dan lagi....






Monday, July 25, 2016

sebuah akhir cerita tanpa pahlawan

ada luka disekujur hati.
membuat setiap yang merasakannya seakan nantinya siap terbujur kaku.

ada manusia yang sanggup membuat luka itu.
ada orang yang sanggup menyakiti hati: yang selama ini berdoa sembari terdiam: menunggu berselimut janji.


cerita hari esok tak ada lagi.
seakan manusia itu mereka berjalan terseok-seok dalam luka,
mengapa?
mungkin karena tangan yang selama ini erat menggenggam langkahnya tak ada lagi.
langkahnya goyah dimakan janji usia.


semua yang mereka lakukan tujuannya hanya ingin menyingkirkannya.
tidak ada lagi pertolongan di tengah malam.


ceritanya membeku terbujur kaku.
dia sekarat dibalik senyum manisnya.
semua ucapan terimakasih tak ada lagi, pahlawannya meninggalkannya sendiri sekarat saat klimaks tiba.
lalu menutup akhir cerita.

Sunday, July 24, 2016

bungkam rasa & aku

bungkam rasaku tuhan.
matikan seluruh inderaku.

karena seluruh inderaku mencintainya dengan cara-cara yang penuh pengabdian, sebuah ketulusan tanpa harap balas.


mata. telinga. lidah. hidung. kulit.
aku memandang, mendengar, mengecap, mencium, meraba - dengan penuh dengan menyeluruh dengan segenap. sosokmu.



bungkam luapan rasa, buatku amnesia. bahkan dalam diam terlintas dia.


sinis dan konyol. terlebat bayang demi bayang.

bungkam rasaku:
hanya ada ragaku rasaku yang waktu adalah luluhlantakkan utuhku yang olehmu - karenamu kulebur dalam sendu kuat terpagu.

hanya
ada
ragaku
rasaku
yang
waktu
adalah
luluhlantakkan
untukku
yang
olehmu
:karenamu kulebur dalam sendu kuat terpagu [gema dalam ruang sendu kalbu]

Wednesday, June 29, 2016

good choices, bad choices, grown-up, whatever – ini judulnya titik


jadi hari ini  hujan turun, di samping saya segelas kopi, di depan saya laptop menyala, lalu tiba-tiba, bam! saya duduk memikirkan hidup saya a few years back.
nothing much changed.
selain saya sedang menempuh pendidikan magister, master, whatever they call it.
yang pasti berbeda adalah orang-orang baru yang saya temui.

lingkungan tempat tinggal  yang berbeda.
tantangan baru.

hanya saja kisah yang sama, dengan pemeran berbeda. kira-kira begitu jika saya disuruh memaparkan sinopsisnya.
----------
saya pikir semakin saya dewasa, langkah-langkah yang saya ambil akan mudah, ya karena begitulah, kita tumbuh dengan melihat orang dewasa pahlawan kita.

saat kita terjatuh, ada ayah yang akan menggendong kita dan mengatakan semua baik-baik saja.
saat kita sakit, ibu membuatkan bubur pandan beraroma khas kasih sayangnya.
kita punya saudara ataupun saudari untuk menertawakan hal bersama.

nyatanya yang saya alami itu di masa kecil. Bagi anak rantauan seperti saya hidup tumbuh jauh dari keluaga, membuat saya kehilangan momen-momen itu pada masa transisi.

tumbuh jauh dan belajar menjadi dewasa. hingga sekarang masih belajar. tapi menjadi dewasa tidak semudah itu, contohnya, bukan hal mudah menjadi sosok yang harus mandiri.

bertemu orang-orang – tidak mudah;   menemukan teman hingga kekasih mengajarkan begitu banyak hal. (kau bisa saja salah menentukan pilihan, but honey believe me there’s no undo button in life)

yang saya tahu pada saat ini: menjadi dewasa bukan hal mudah. menentukan pilihan sebagai manusia dewasa butuh mempertimbangkan logika, dan perasaan.
------
ketika kecil bagi saya rasanya perasaan memainkan peran besar dalam menentukan hampir semua pilihan keputusan dalam hidup.
mainan ini terlihat lebih menarik dibanding mainan di sebelahnya..
doll house is a match with barbie, but car  toys better than that pink barbie anyway.
------

nyatanya ketika tumbuh dewasa, segala pilihan yang saya ambil adalah konspirasi politik antara logika dan perasaan. landasan filosofis segala tindakan: moral. bukan lagi mengenai warna yang menarik atau suara yang memukau seperti saat memilih mainan.

menentukan pendidikan selanjutnya, menentukan pasangan yang diajak ke resepsi, memilih teman yang nyata dan yang tidak, bahkan memilih seseorang untuk diajak ke jenjang serius. lihat ini semua dari hal terkecil hingga terbesar butuh konspirasi dua hal tersebut di atas.
------
being a grown-up is hella all bout fuck up choices – literally fuck up. grown up world is full with ups and downs.  sometimes you met fake friends, you keep them, you forgot about your real friends out there.
sometimes you coupled with a dickhead, you love them, you ignored people that  loves you.
sometime we make good choices, sometimes we realize, sometimes were not.
logic play it part, but sure as a grown-up we forget feeling sometimes played its role disguise itself as logic.

but the in the end, all people said to follow your brain, listen to your heart, it keep you far away from bad choices (hell how I’m supposed to balance them both – if you ask me now I don’t have the answer too). well I don’t know the criteria for bad choices – good choices, but we will just know somehow, everyone has a different measurement, though mine is weird.


alright back to the topic, what i mean is,
yang saya maksud adalah sebagai orang dewasa, life wouldn’t always go easy on you. hidup itu memang ditakdirkan nampaknya punya kemiripan dengan skenario seperti dalam film, yang artinya; ada awal, klimaks, anti klimaks, tapiiii, jangan berharap pada happy ending, no no no. jelas kita hidup di dunia nyata bukan layar hijau editan CGI canggih milik studio hollywood.


dan saya sebagai orang yang (supposed to be, must be, should be) dewasa ditakdirkan mengambil pilihan-pilihan logis, terlepas ada tidaknya dukungan seseorang, melepaskan hal yang berbau perasaan terlalu dalam, menghindari menyakiti hati orang lain. why?  karena perasaan kita kadangkala dikalahkan logika orang banyak dan kewajiban menjaga perasaan orang banyak, that’s why yang berbau perasaan lebih banyak dilepaskan ketika dewasa.

----
dan dunia dengan segala dilema dan kebahagiaannya, harus saya hadapi mau tidak mau, sakit atau tidaknya.
saya tidak pernah dan memang tidak mengharapkan happy ending. saya hanya berharap saya pada akhirnya akan bisa berucap syukur no matter what happens dan jika saya menengok ke belakang a few years back once again, saya berharap saya tidak menyesali apapun pilihan yang saya ambil, dahulu, kini atau nanti and i hope to keep improve myself towards better life with my weird measurement.


semoga saja, ya semoga saja…
--------------
fyi yaaaang cukup panjang:
tulisan ini tidak dimaksudkan sebagai panduan orang dewasa.
 tulisan ini tidak dimaksudkan sebagai tulisan insprasional dengan judul how to get your life back on track.
tulisan ini bukan sindiran bagi siapapun juga.
tulisan ini bisa menyebabkan anda berpikir: damn is life as a grown up that bad? or hell no i love my life dude.
tulisan ini menyebabkan saya berpikir: whatever dude, also who even read this trash note blog whatever crappy shit of my writings.
well its okay dude, just get up, smoke whatever you smoke, drink whatever  you had on your hand now, and keep living this life, even though life kick you right in your butt.

*inhale good shit, exhale bad shit.
*ciao amigo…


---- orang dewasa yang entah sedang mabuk apa. 9: 07 pm, 29/6/2016. btv.



tawakal

karena sebagai manusia aku belajar.bahwa apa yang jadi jalan hidupku dan harapanku berserah pada rencanamu tuhan.

Tuesday, June 21, 2016

rihaku : memberi ruang untuk [surat surat untuk hati #5]

sayang...


banyak orang di luar sana mendesak-desak kekasihnya. memaksa saling bercumbu di tengah gelap malam.di antara sesak sempit dinding, mereka bersesak-sesak memaksakan ingin menyatu bagai kasur dan dipan.


sempit terhimpit


sayang...


banyak orang di luar sana berlesatan, lari-lari kecil menjadi panjang, mengejar harapan ataupun ilusi akan adanya harapan. mereka memaksa masuk lewat jalan apapun yang mereka bisa.


tertatih-tatih

///
tapi sayang,

mereka lupa memberi waktu, memberi ruang. kadangkala sepi memang butuh sendiri. sendiri merenungkan kesalahan-kesalahan. sendiri menikmati harapan-harapan. mungkin kita hanya lelah menginginkan hal-hal yang ada pada dunia.menggoda.merajam sendi-sendi hati.

ini yang aku lakukan kini sayang, aku dan diriku sendiri, menikmati kesepian, kerinduan, harapan-harapan. apa saja agar aku tidak ingin segera mati atau bunuh diri.seperti yang mereka bilang: menulislah dan jangan bunuh diri.

////

sebentar ...
biarkan aku matikan dulu lagi entah berapa batang rokok hari ini, berpuntung-puntung gambaran kegelisahanku.


sebentar tadi,
adalah ketika nanti kau baca surat ini lalu kau menertawakan kebodohanku, tak apalah.


dan ya....
sayang, aku pikir aku yang sedang memberi ruang dan jarak sedikit waktu ini hanya punya satu kelemahan: ketakutan.


ketakutan akan kemarin, hari ini, dan esok.

tapi biarlah kunikmati saja ketakutan ini, dan meredamnya agar dia tenggelam bersama hiruk pikuk waktu yang terus berdetik maju.


aku bukan pilihan

rasanya aku kini paham
dia sudah tahu pilihannya....
dari awal memang bukan aku


aku ini hanya sekedar pengisi kekosongan
waktu yang singkat takkan mungkin membuatmu jatuh cinta padaku
jelas ku bukan pilihan

sementara aku sedari awal memang tak pernah terpikir memintamu tinggal
aku sadar, terlalu takut menyatakan keinginanku untuk memilikimu
kamu sudah punya istana
kamu sudah punya sang ratu dan sang putri


walau hanya sejenak aku bersyukur menikmati waktuku
aku tak pernah menginginkan kemewahan yang kau beri pada mereka
sedikit dari yang kau beri, cukup, kusyukuri itu semua



hei, terimakasih untuk semuanya. bahagialah kau pantas berbahagia.

4:21 am masih yang sama,



rabu abu berdebu [yang berbeda]

mataku tak lagi memandangmu di sudut lain gaia.

telingaku tak lagi mendengar suaramu syahdu, merdu.

bibirku tak lagi mengucapkan kalimat-kalimat pengahantar tidur.



entah dimana letakmu.

Halo...
Aku ...
Rindu...
Rindu...
Yang..; tak berbalas - tak bersuara - tak berpandang - tak berasa sama.


aku terdiam, bagaimana ini? aku dan bagian terdalamku. yang mereka kenal sebagai LUBUK.

saling bertanya dan menjerit sendiri. pilu yang memekik.

apakah besok aku akan bangun dan merasakan kehampaan yang sama.lagi  lagi lagi.



[maafkan aku dan rinduku, mereka menyerang dengan kejam dan tanpa ampun.]

seseorang begitu berarti di rabu yang lalu.

tapi tidak hari ini dia hanya rabu yang abu dan berbedu.






















- batavia kemarin, hari ni dan mungkin esok hari, di sudut rindu mencoba menata hati. 2:18 am yang terasa panjang. sial!





candu rindu

jika kerinduan adalah pemicu candu.
maka biarkanlah aku menjadi candu.
apalah dayaku.

biarkan kerinduan ini menyiksaku, atau membuatku ‘terbunuh’
tidak ada yang mampu berkata tidak pada rindu.
seperti kini aku.
apalah dayaku?

biarkan rindu memasuki tubuhku.
membisikkan-nya pada jiwaku.


biarkan rindu memasuki sel darahku, membius syarafku.
jika rindu adalah morfin. maka biarkan sayang. biarkan aku terbius dan koma.

jika rindu adalah adrenalin.
biarkan darah terpompa pada jantungku.


aku sekarat sayang. aku tersiksa rindu. jika saja aku mampu menyampaikan rasa rindu ini mungkin semua mudah,
tapi tidak tanganku kelu. Bibir terpagut diam.


aku sanksi kau merasakan yang sama.

jika rindu ini adalah penjara, maka aku tahanan yang dihukum untuk selamanya.
tapi biarlah mungkin tuhan sedang menghitung-hitung seberapa besar aku mampu menahan, seberapa kuat aku.


biarkan rindu ini membunuhku, lalu jiwaku mati dalam diam.
biarkan rindu ini kembali pada asalnya, pada sang pencipta ilahi.

apalah dayaku.

Tuesday, May 24, 2016

malam, resah emosi jiwa adinda.

semarang, 25 mei 2016 12:17 am


senjaku berbatasan dengan udara dan suara.


kebisingan mengaum karena rindu yang begitu syahdu.


lelakiku adalah kamu.


adalah aku di antara mengagumi atau rasa ingin memilikimu tanda sudah dungu ataukah mati amygdala-ku sayang.


semarang ambon dipisahkan kata-kata tak bersuara.



aku ini wanitamu.yang mengagumimu. selayaknya laut dengan bena, dihembus sang angin.


nirvana.ankara.buta suara.puisi-pusi yang tak pernah sampai di telinga.hilang di jurang gunung tertinggi hingga laut terdalam nusantara.



judul: malam, resah emosi jiwa adinda.

Friday, May 13, 2016

sesederhana itulah adanya

tidak banyak kalimat panjang mampu menggambarkan yang tertulis ini.



cukup rasakan,

tentang percakapan kecil di penghujung malam atau hingga pagi menjelang.

kadang serius.
kadang candaan.

sebanyak 'iya' untuk mengakhiri perdebatan.
sedikit 'tidak' saat menahan kantuk karena masih ingin bertahan tersenyum.


tidak banyak hal-hal penting yang dibicarakan.
tidak ada seputar harga sembako;bukan pula perang; bukan pula romansa.

hanya percakapan kecil.
sarapan apa pagi ini?
dengan siapa?
apakah harimu menyenangkan?
dan hal-hal konyol yang dialami hari ini.

sederhana.
tidak romantis.
malah dibumbui saling meledek satu sama lain.


tapi tidak.
tentu saja tidak.
tidak ada yang mampu  menggambarkan
namun sesederhana itulah adanya: nyaman.

Friday, March 11, 2016

life is life and im livin it

i am kind of people that overthinking.when it comes to feeling, i sometimes misjudge people.life sometimes was and can be really hard when you are the one who making decision bout your life.when you tell stories to people they say you are a crybaby.when you keep it to yourself that you are an introvert.when you making joke about your life and all the shitty thing happens,people laugh at you.

well it aint a problem or problems thou.life sure sometimes could be really hard.but i dont care.i laugh i cry when i want, i shout when i want,i disapointed even angry whenever i feel it has to.even if theres no one around to comfort me or making jokes saying that word: baper.

i dont care.im a human.i have feelings.i really need to bring my feelings (also logic) everywhere,everytime.that makes me human.

feel free to say im baper or galau.i dont care.i own my heart.im the queen of my life.i rule it and im living it.

this is my digital public book.i can write anything,you can read me but you dont really know me
f ya cruel people 😛✌

merenungkan saja

akhir-akhir ini berintrospeksi. i was in this situation,one of my friends told me that 'kamu itu klo ngomong suka nyakitin' and then suddenly i changed, i try to speak really careful with my words.

that was yesterday.

and now that this happen... a few of my friends spoke to me, and joking about my feelings.they say cruel things and rude things to me. i'm being patient.but at one point i shed tears.still not telling them anything.

but one moment.i say to one of them.stop  saying bad words and he just laugh like my words are nothing.honestly i feel like i'm a moron.

and then i realize.i deserve to be treat humanly,like a goddess, i didnt do anything wrong, even if i do wrong.i know how to apologize.

people nowadays really dont know how to say sorry.they make someone feeling as a joke.they like to point others for what they did.

and you.yes you.you have no manner.next time please learn to be honest and stop laughing at your mistakes that hurt others.be a gentleman or ladies ppl.



#digitalpublikbook #idc

Thursday, March 3, 2016

"Epilogue: Terimakasih Keikhlasan"


Resah malam ini, hela nafas  menunggu pagi.
Entah apa di otak-otak para seniman jalanan mereka tiada berhenti bernyanyi mengiringi hingga tiba pagi.
Zaman bergerak berubah sepertinya, diiringi senandung-senandung kecil mereka menggambar cerita.
Adalah samanya dengan jingga,dia selalu tampak berbeda.

Mega si mendung nampak lelah.
Oh,apa karena hujan kemarin tak henti turun membasahi bumi.
Nona manis duduk bersandar di jendela.
Yang dia temukan bajingan-bajingan menari di langit malam,menggantikan bintang,sebagian dari rindu yang tak tergapai.

[catatan kecil diujung senja]

untukku:

#yang indah seakan sempurna.namun bukan untuk dimiliki...   


untukmu:                               

~Daun yang jatuh tak pernah membenci angin, dia membiarkan dirinya jatuh begitu saja. Tak melawan, mengikhlaskan semuanya.
Bahwa hidup harus menerima, penerimaan yang indah. Bahwa hidup harus mengerti, pengertian yang benar. Bahwa hidup harus memahami, pemahaman yang tulus.
Tak peduli lewat apa penerimaan, pengertian, pemahaman itu datang. Tak masalah meski lewat kejadian yang sedih dan menyakitkan. Biarkan dia jatuh sebagaimana mestinya. Biarkan angin merengkuhnya, membawa pergi entah kemana.
Tere Liye, Daun Yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin" ~

sebuah doa agar selalu selamat dan terimakasih untuk yang mengajarkan apa arti mengikhlaskan .sungguh. terima kasih.

Wednesday, March 2, 2016

things i keep repeat in my mind, whenever i feel down #1

1. jika seseorang berkata kasar atau berbuat kasar kepadamu. kamu berhak marah.kamu berhak atas sesuatu yang lebih baik, kamu pantas dihargai.

2. jika kamu sedih, kamu berhak menangis. jika seseorang pria tidak mampu mendengar tangismu dan mengeluhkan tangismu. dia bukan segalanya.

3. saat kamu sedih, marah. ungkapkan lewat tangis, lewat kata, lewat tulisan. rasa sakit memang perlu dikeluarkan, bukan dipendam.

4. kadang kamu melakukan hal konyol, walaupun dunia memandangmu rendah. tertawakan sikapmu sendiri dan tersenyum.

5. setiap satu kata buruk, balas dengan 10 kata pujian.

6. dunia memang kejam, tapi kita berdiri di atasnya.tegakkan kepalamu
-- things i keep repeat in my mind, whenever i feel down -- m.r.l // 3.3.2016 11:20 am W.I.B//

Sunday, February 28, 2016

menemukan puisi

#1

28-2-16 w.i.b /mrl / inspired by w.j //

surat-surat untuk hati #4

dear ---- .
.
.
.

matamu semburat jingga.
lebih dari yang sanggup ditangkap kedua bola mata.

berbeda dunia yang kau lihat dari sudut pandangmu.
kau ceritakan dengan hati setiap kisahmu dengan cara-caramu sendiri.
seperti gemerisik kecil di sabana.
disaksikan palem dan akasia.
setiap kali kau bercerita.

kau tak tahu.tapi aku tahu.
kagum.
aku tak bisa lari.tapi aku terhempas maju,tak henti,menujumu.

mrl / 29.2.16 / 12:53 am w.i.b //

Tuesday, February 23, 2016

surat-surat untuk hati #3: mengenai janji (manusia.bukan bajingan)

entah apa maksud tuhan menciptakan rasa cinta, rasa suka.

sedangkan cinta itu datang bersama konsekuensi merasakan sakit.


seperti manusia.berlagak tuhan, menciptakan janji
mungkin mereka lupa atau sengaja secara sadar sepenuhnya melupakan bahwa janji  itu datang bersama ekpektasi dari orang yang dijanjikannya,



manusia begitu mudah membuat janji,
mereka lupa bahwa hal tersulit dari janji bukan mewujudkannya, tapi orang-orang yang mengharapkan janji tersebut terwujud.


mungkin kita suka bicara manis, kita suka manis-manisnya gula di ujung lidah.
bicara yang menyanjung-nyanjung.
meninggikan setinggi-tingginya, kita suka dibuai angin.


tidak perlu jadi manis.cukup jadi cukup.
katakan tidak jika tidak,
katakan iya jika iya.

tidak ada sesuatu yang menggantung-gantung mampu menuntaskan rasa.

kita manusia adalah kumpulan kata, kumpulan perbuatan. kumpulan pembuktian

kita bukan bermain peran lakon dewa-dewi, dan berkuasa atas hati manusia lain.


kita memang lemah adanya.makanya kita saling menguatkan.
sudah selayaknya berjanji maka tepati.
sudah selayaknya memberi harapan maka tuntaskan.


kita adalah manusia yang meninggikan diri karena pembuktian kata dengan perbuatan,
kita bukan bajingan yang lari dari kenyataan.


maka hadapilah dan buktikanlah sepahit apapun nantinya bukan?
.



Wednesday, February 10, 2016

surat-surat untuk hati #2


#tentang: mp

pagi ini sayang.

kau bangun dengan gelisah.
mimpi-mimpi tadi malam,membuat dipanmu basah dengan air mata.

pagi ini sayang.
kau kembangkan senyum merekah.
entah ada apa,walau ini sebenarnya hanya caramu menutup-nutupi hatimu yang gundah.


pagi ini sayang.
kau hirup aroma pertama teh manis.
kau teguk dengan gelora-gelora.
entah marah pada siapa? takdir bermain-main di tepian jurang atau dirimu yang seperti jiwa-jiwa kecil memaksa hati untuk tidak tumbuh lagi.


sayang,aku tak pernah tau.rasanya jadi fajar yang mengiringi pagi yang terbakar.maka bersabarlah entah kapan sayang,

kuyakin perahu-perahu itu kan berlayar dan tiba pada dermaganya,dengan layar-layar yang terlepas bebas bukan terikat.
entah kapan.


MR.L / 11.2.16 / 8.47 / jakarta.

surat surat untuk hati #1

apakah engkau tahu? rasa yang menyiksa selain hati yang patah tanpa arah,adalah melihat cahaya dan kau tahu terangnya bukan untukmu.karena engkau buta.

semangkukbir.blogspot.com

MRL / 10.2.16. - 23.15

Saturday, January 23, 2016

di antara - - -

aku ada di antara jendela-jendela.
udara pertama yang ada saat dia buka lebar-lebar.

aku ada di antara pintu-pintu.
cahaya pertawa yang lewati sisi-sisinya.

aku ada di antara rerumputan-rerumputan.
gemerisik lembut membelai jari-jarinya.

aku dan dia.
berpapasan di antara-antara.


doaku: dia.


Tuesday, January 19, 2016

how do i live my life.should be like

if we being cautious.being impetuous.then we'll be hurt. if we want to keep alive,we have to move forward no matter how hard the road is.no matter how deep the scars they left.if we doesnt live we'll die anyway soon kid.we believe in what people tell us to,we live the way they want us to.we forget to love ourself,love our soul.we're selling what we call our pride.if everything works the way they want,maybe we have to look deep inside.do our soul live freely? or we kept inside the invisble cage.they may mocking us,telling us how they want us to shape.but our sould needs a food.a food called freedom.freedom that lead us to good choices.to good decision.to a good place then. to happiness.not the one in the fairy tale.but in real life.

the conclusion is: cry loud,laugh loud,live in this full of drama, f**kdam*sh*t and cruel world.love yourself if you can. if it doesnt work just laugh at this stupid life god has made us to  live for.no matter how hard it is. find that so called inner peace as how you see kid.


~ as my heart said #noted

Monday, January 18, 2016

tanpa apa apa

Bagi apa apa yang dikenal rasa.tolong jangan perkenalkan apa yang kau sebut asa.bukan dia ingin jiwa.mungkin hanya butuh langkah-langkah apa yang bisa dia punya.





Jangan tanya apa itu kisah
Mungkin yang dia ingin hanya pecahan-pecahan.



Kelak kau tau jua.

Saturday, January 16, 2016

bergolak tak terkendali

kacau...
balau.....



seakan tiap detik akan bertabrakan.meledak bagai atom atom nuklir.kepalaku penuh dengan amarah.kebingungan.ada hal-hal yang membuat ingin marah.menangis.hati selalu berbisik ingin bunuh diri.logika menahan agar menangislah tapi jangan menyerah dan bunuh diri.aku hening dalam diam.jiwaku berteriak memohon ampun pada penat yang menyiksa.alunan-alunan simfoni kematian bagai mengiringi tiap-tiap hentakan nafas.aku mati di jiwa namun tidaklah raga.