Monday, May 6, 2013

social climber from twitter is coming to the town every year (day actually)

tweet sana tweet sini
tweet itu tweet ini


percakapan di sebuah kampus....


"akun twitter lo apa?"
"xxxxxx"
" ih followers lo dikit banget"
"gue baru bikin"
"kaya gue aja nih banyak followers nge tweet tweet galau gitu aja coba"



seringkali mudah bagi kita menuliskan kata-kata di twitter, twitter membuat kita merasa paling bijaksana, penuh wawasan, juga membuat kepo tak terhingga.


bahkan kepopuleran diraih lewat situs sosial,
"since twitter come .everyone could act like prophet, some kind of ulama."
tanpa sadar
" we judging people from their tweet"
"and we judgeg by our tweet ar avatar actually"



dunia sosial media berpaling menjadi hidup nyata, dan hidup nyata menjadi dunia yang entah apa.


social climb is cheaper since twitter. slogan itu pas banget kali ya harus jadi moto twitter baru.

yes, mudah kayaknya buat banyak orang merasa oke dan menjadi top di twitter. karena society is cruel. lo kalau di dunia nyata harus punya loubotin, iphone 5 atau versace, dan nyalon di tony and guy atau anata buat jadi oke plus punya rambut gelombang cetarrr.


but it isnt about that hidup lebih dari sekedar punya iphone 5 atau mampu tweet bijak, hidup itu ketika lo mampu kasih saran sama orang, tapi lo juga bisa terapin hal itu di hidup lo. hidup ketika lo gajadi patung buatan salon atau sekedar operasi sana sini, atau nongkrong di cafe mahal.


penampilan yang baik, berkata yang jaga hati orang, serta mampu menempatkan diri apa adanya bahkan kalau lo harus berjalan sendiri di arah yang benar, dibanding berjalan bersama-sama teman dan merasa aman padahal salah..


nge tweet lah
facebookan - lah
you tube an - lah
sound cloudan lah

apa aja as long as itu emang diri lo, dan bersikap tulus dimanapun lo hidup. ga perlu jadi social climber yang murahan. kalau lo punya kualitas percaya semua orang juga bakal kagum dan mau temenan atau bahkan pacaran sama lo.

yes society is cruel. but be tough :)