Tuesday, October 30, 2012

segalanya kamu




pahit mendulang tangis
manis mendulang tawa
tapi dirimu adalah kombinasi segalanya

bahkan semesta yang ingin kujelajahi ada padamu
tak ingin lagi kutembus galaksi
karena bersamamu rasanya bahkan pluto dan bumi bertetangga

bagiku kau adalah kopi susu
manis maupun pahit aku sungguh nikmati
minuman favoritku apalagi saat hari hujan
hanya hangatmu yang meredam dinginnya rintik hujan

bagiku kau adalah semesta alamku
segalanya adalah kamu

Friday, October 26, 2012

have you ever?

have you ever? see a sea without water
a sky without clouds, sun
a rain without a raindrops
thats how i wake up without you and your love

manakah #kode hujanmu? :)

hujan itu #kode , #kamuflase bisa-bisanya dia secara samar tapi jelas bilang kalau saat ini (1)

sebagian orang yang merasakannya sedang mengingat-ingat rasanya pernah dipeluk seseorang dengan hangat (2)

sebagian orang lagi sedang mengingat-ingat pernah berbasah-basah, atau membasah-basahi diri supaya kekasihnya sedia membuka pintu rumah & hati (3)

sebagian lagi yang merasakan juga hujan, sedang memikirkan kekasihnya yang jauh, yang andai sekarang kekasihnya ada di sampingnya, tentu hujan tak dingin tapi hangat (4)

hujan jg meng - #kode bahwa disaat kita bernyaman-nyaman dengan selimut sebagian orang berusaha menyamankan diri dengan kardus bekas (5)

hujan jg meng - #kode ada orang yang sedang di motor berharap ada yang dibonceng dan bersama-sama kehujanan dan dia bisa dipeluk agar hangat (6)

hujan jg meng- #kode : bahwa ada org yang duduk di samping pria yang menyetir mobil tapi malah berharap yang menyetirkan dia adalah orang yang biasa ditemuinya diam-diam (7)

                                        pict from: http://kintarous.com/bau-yang-khas-setelah-hujan.html

Wednesday, October 24, 2012

untuk yang pernah ada dalam hidupku..



13 April 2012 pukul 16:59 ·

halo yank..gimana kabarmu? mungkin kamu takkan lagi mendengar suaraku. atau pesan ini entah sampai dimana. apakah tulisanku ini bisa sampai di tempatmu. disini ada teriakan penuh cinta. yang terpendam tak terkatakan, begitu juga kata maaf dan kata-kata lain.


heii kmu yang bodoh selalu terobsesi pada kematian. aku benci mendengar kamu mengatakan itu tapi aku tak mampu mencegah. andai mampu ku katakan pada malaikat maut untuk menahan kepergianmu biar kita bisa berbincang sejenak, layaknya dulu ketika hati ini masih satu berdampingan denganmu...


heii kmu tersenyum disana yah  jangan menyerah lagi pada kematian, kematian adalah teman kita semua nanti, kematian sekarang temanmu. mungkin suatu saat aku akan datang padamu entah kapan. biar kita berbicara di senja yang indah sambil menatap awan beriringan...


aku dulu mungkin tak banyak mewarnai hidupmu dengan warna-warni yang cerah, mungkin aku hanya warna-warna pastel yang tak berwarna-warnitapi kamu pernah mengisi hidupku dengan tawa, dengan cinta, bahkan airmata.


maaf ini tak pernah sampai langsung pada telingamu, atau terbaca oleh matamu. tapi kuharap pesan maaf dan sayang ini sampai di peristirahatanmu.


tidurlah sayang. tidur yang lelap, tak ada lagi derita dunia yang menghambat. setiap doa orang yang menyayangimu juga aku akan selalu datang padamu, membelaimu dengan ketenangan, hingga suatu saat kita kan berjumpa (pula), di senja yang sama, dan awan yang beriringan.


maaf untuk salahku, dan selalu ada maaf untukmu
aku sayang kamu :")

ps: catatan ini juga untuk seseorang yang pernah ada dan pergi jauh selamanya :) semoga kamu tenang disana, maaf sedikit cengeng

long distance is you



 8 Desember 2011 pukul 23:25 ·

I know what long distance meant/You're close to my heart but too far for my hand to reach.

I know what long distance meant/You're close to my heart but i only hear your voice on a night call.

I know what long distance meant/You're close to my heart but only your picture on the phone all i could see.

I know what long distance meant/You're close to my heart but when i call you all i hear is silence in my room.

I know what long distance meant/Much more than this and its you.

I know what long distance meant/
And im afraid/
That someday it  doesnt meant you close to my heart anymore and turn into t it's you're not close to my heart..

- your's - 8.12.11


taken from my old notes, sorry a little bit kinda so cry little baby :)

do you feel it too?

do you feel it?

Hal yang kuinginkan dari kawan





Ini inginku kawan.
Kutulis dalam rangkaian kata-kata yang kuharap kan menyentuh lubuk hatimu.
Masih ku ingat langkah kita yang satu.
Sejalan dalam syahdunya kalbu.
Bersatu bagaikan irama yang merdu.
Namun kini semua tak lagi satu.
Kerana inginkku yang tak sejalan dengan inginmu.
Pikirku yang tak seirama dengan pikirmu.
Juga karena ideaku yang tak sejalan dengan ideamu.

Kawan,inginku ini tak begitu menarik.
Karena yang kuingin hanya agar hatimu tersentuh.
Dan mungkin kau kan kembali menjadi pribadi yang utuh.
Utuh dalam kejujuran.
Utuh dalam keterusterangan.
Utuh dalam kebaikan.

Kawan, aku masih punya keyakinan.
Keyakinan yang kuharap tak tergoyahkan.
Bahwa suatu hari kau kan kembali menjadi yang kuharapkan.
Kuharapkan bertumbuh dalam kedewasaan dan kebaikan.

Maafkan ini hanya inginku yang membosankan.
Karena yang kuingin hanya keterus-terangan.
Murni tanpa kepura-puraan.
Dan menjadi suatu yang murni menyejukkan.

Ini  inginku kawan
Dan inginmu?

(CINTA) yang menangisi LUKA



Sempat padanya (cinta) ku bertanya.
Gerangan apa dia  (cinta) menangis?
Jawabnya luka pergi dan menghilang.
Kutanya kemana?
Jawabnya tak tahu.
Aku merasa heran./Mengapa kau menangis? Harusnya kau bahagia./ Tak ada luka maka kau (cinta) akan menjadi utuh tak tergores, takkan pernah meneteskan air mata. /Takkan ada sedih hanya tawa.
Dia (cinta) diam dan tersenyum pahit.
Kau Tanya mengapa?
Jawabnya kau pun tahu, katanya: aku (cinta) takkan sempurna jika tak bersama luka./ Karena luka yang mengajarkan seperti apa aku (cinta) yang sesungguhnya./ Tanpa luka aku (cinta) hanya kepalsuan dibalik tawa, aku (cinta) takkan pernah tahu bagaimana cara bangkit dari keterpurukan./ Tanpa luka, aku (cinta) tak pernah sekuat ini.
Dia (cinta) balik bertanya. Kau tahu mengapa kau sekuat ini sekarang? Pernahkah kau sadar?
Karena ada aku (cinta) dan dia (LUKA)

yang menakutkan

bukan karena cibiran,
atau hambatan,
atau karena kebencian,
juga bukan karena dendam,
atau karena iri hati,
juga bukan apapun,



hanya satu yang aku takutkan,
ketika aku membuka mata dan rasa sayangmu padaku, hilang.....

Tuesday, October 23, 2012

3 huruf: h-a-i

hai....

sapaan lumrah di tiap hari kita.

pada orang tua, teman, kekasih, gebetan, selingkuhan, teman yang menyapa kita dan hemmm kita lupa namanya, sehingga kita menyapa balik hanya agar kita terlihat sopan :)
sapaan hai, menunjukkan ketulusan, apalagi bagi yang pertama menyapa.
menebar senyum dan aroma hangat ketulusan, terlihat indah bukan?

namun
seringkali sapaan hai berubah jadi hanya formalitas:
pada anak yang terburu-buru ingin bermain di luar;
pada orang tua yang sibuk bekerja di kantor dan pulang larut malam;
pada gebetan yang mulai bosan pada tingkah kita;
pada teman yang punya teman baru;


dan pada kekasih..........

yang mengganti hai pada tiap pagi kita, siang, sore, dan malam kita dengan hai terakhir pada hari dimana kita berkata 'bye'


pencuri hati

aku seorang gadis / juga pencuri

aku mencuri hatinya, yang mungkin kamu lupa rawat.

aku mencuri hatinya, yang mungkin kamu abaikan.

aku mencuri hatinya, yang kamu mungkin biarkannya berkarat.

aku mencuri hatinya, yang memang mencari aku, si pencuri.

aku pencuri, tapi karena takdir memilihku.

lalu, salahku? hatinya memang berhak untuk kucuri.
dan karena aku pencuri, jadi kamu, takkan kubiarkan mencuri apa  yang kucuri darimu.
bahkan karma pun takkan kubiarkan jatuh ke pelukanku ...

- untuk gadis-gadis pencuri hati, jangan salahkan dirimu, takdir yang memilihmu jadi pencuri :) -



gelas retak bodoh

aku sebenarnya sedang berlari, mengumpulkan kepingan hatiku yang jatuh berguguran, mengumpulkannya dalam gelas retak yang kautinggalkan.

kau yang selalu angkuh meretakkan tiap gelas kaca milikku, menendangnya sekan itu hanya gelas bodoh yang muncul dari asap.


aku coba memohon agar kau berhenti. tapi aku tak mampu, tetap saja aku berlari mengumpulkan kepingan itu, dan mencoba rekatkan gelasnya.

kau hentakkan aku, kau bilang : "gelasmu retak, aku bosan" / dan begitu saja kau berlari pada gelas dari sulaman sutra itu,

dan gelas sutra memikatmu dgn pesona intrik, halus namun tajam.lalu aku,gelas kaca retak,hanya menampung air hujan tiap malam pekat. titik.


- dari kepingan twit nona @shesagnostic. -
22-10-2012