Monday, November 7, 2016

wanita dan kisah yang sama.

dia adalah sesosok wanita tangguh. hatinya sudah kebal dengan luka.bukan sekali, banyak yang menggoreskan luka di sekujur tubuhnya. kadang si wanita bodoh itu sendiripun yang mengukirkan luka.



KINI..
dia berusaha bangkit walau terseok-seok. wanita itu kadang bertanya, dosa apa yang dia perbuat hingga tuhan menghukumnya dengan mengirim sejuta harapan kosong, teman penuh kepalsuan atau hanya  cinta yang terlalu tinggi untuk digapai.


dunia ini berputar, rotasi sebagaimana mengelilingi matahari.
wanita itu selalu memusatkan titik rotasinya, pada cinta yang ia sembah.


mungkin itu mengapa tuhan menegurnya??

cintamu harusnya pada ilahi.

tapi sebagaimana di al-quran adam tergoda buah khuldi, atau kisah alkitab, dimana ular menggoda adam. wanita itu terbuai cinta.



wanita itu sudah punya lilin penerang, yang selalu siap menghangatkannya, tapi desau angin selalu mengancam akan memberi mereka badai, "lilin itu akan membakarmu, atau kami yang akan membakarmu." - getir dan keras hentakan sang angin.


wanita itu bukannya tidak bersyukur, tapi ia tahu, hanya dia dan sang lilin yang selama ini berjuang.
lilin itupun hampir padam, bukan karena menyerah, tapi angin terlalu menantang mereka kuat, mereka hanya bisa saling menghangatkan, karena jika mereka menyatu, mereka terbakar, ditentang sang angin.



tapi realita menghantamnya keras. dunia ini keras. ia terseok-sesok, dalam harapan yang sekan masih panjang dan kosong.


ia menangkupkan tangan dan seraya berdoa: ya tuhan, terserah engkau sajalah.


lalu dia mengehampaskan dirinya ke jalanan yang dingin dan keras.
berdarah dan memaki dirinya sendiri.
lagi
lagi
lagi
dan lagi....