Posts

Showing posts with the label trotoar

DARI KURSI PENUMPANG TAXI

Image
Lampu jalanan kota menghantam jendela taksi malam ini, membuat aku terpaku, menatap malam di kota yang mereka sebut “kota bunga’ / Nampaknya malam ini dingin / embun dan kabut menghantam jendela kaca, pak supir bergegas menutup kaca, menyalakan pendingin mobil. Ada pengemis yang menatapku. / Setengah sayu, tapi juga terbakar sedikit semangat, walaupun tidak ditunjukkan oleh pengemis itu secara nyata. / Mungkin takut tidak menarik simpati dan utamanya empati. / Mungkin semangat yang timbul, itu karena ada harapan dalam penantian akan gemerincing kepingan-kepingan logam atau bunyi kertas yang bergesekan / Kertas yang tentunya bergambar pahlawan-pahlawan, yang dahulu tak menengadahkan tangan kepada yang memandang mereka rendah , ‘orang bawahan’ , tapi mereka dahulu menengadahkan pedang, bahkan tombak bambu kepada yang memandang ‘bawah’ mereka. Aku membuka kaca jendela sedikit, memberi recehan-recehan kembalian sisa beli satu cangkir cafee mocha tadi, recehan yang terselip-selip d...