Posts

Showing posts with the label hati

bukankah kita pernah berjanji?

bukankah kita pernah berjanji? berjuang bersama melalui apa yang kita sebut masalah. bersama menghadapi segala ujian dunia. bukankah kita pernah berjanji ? menerima setiap bagian diri kita. baik buruk diri kita masing-masing. bukankah kita pernah berdampingan. berpegangan tangan melalui jalan yang sulit. lalu? kemana semua janji dan perjuangan itu? apakah takaran perjuanganmu berbeda denganku? apakah perbedaan ini terlalu sulit untukmu? apakah diriku teka-teki yang sulit kau pecahkan? sejatinya akupun menanti. akupun berjuang. akupun berdoa. lebih lebih dari yang kau ketahui. lebih dari itu semua. mungkin hanya tuhan yang tau seperti apa dan sejauh mana kulangkahkan tapak kakiku. dan hanya ialah yang tahu seberapa keras perjuanganku. tidak jugakah kau lihat dan adakah kau perhitungkan itu? 11.10.17 / mks / ml

sebuah akhir cerita tanpa pahlawan

ada luka disekujur hati. membuat setiap yang merasakannya seakan nantinya siap terbujur kaku. ada manusia yang sanggup membuat luka itu. ada orang yang sanggup menyakiti hati: yang selama ini berdoa sembari terdiam: menunggu berselimut janji. cerita hari esok tak ada lagi. seakan manusia itu mereka berjalan terseok-seok dalam luka, mengapa? mungkin karena tangan yang selama ini erat menggenggam langkahnya tak ada lagi. langkahnya goyah dimakan janji usia. semua yang mereka lakukan tujuannya hanya ingin menyingkirkannya. tidak ada lagi pertolongan di tengah malam. ceritanya membeku terbujur kaku. dia sekarat dibalik senyum manisnya. semua ucapan terimakasih tak ada lagi, pahlawannya meninggalkannya sendiri sekarat saat klimaks tiba. lalu menutup akhir cerita.

bungkam rasa & aku

bungkam rasaku tuhan. matikan seluruh inderaku. karena seluruh inderaku mencintainya dengan cara-cara yang penuh pengabdian, sebuah ketulusan tanpa harap balas. mata. telinga. lidah. hidung. kulit. aku memandang, mendengar, mengecap, mencium, meraba - dengan penuh dengan menyeluruh dengan segenap. sosokmu. bungkam luapan rasa, buatku amnesia. bahkan dalam diam terlintas dia. sinis dan konyol. terlebat bayang demi bayang. bungkam rasaku: hanya ada ragaku rasaku yang waktu adalah luluhlantakkan utuhku yang olehmu - karenamu kulebur dalam sendu kuat terpagu. hanya ada ragaku rasaku yang waktu adalah luluhlantakkan untukku yang olehmu :karenamu kulebur dalam sendu kuat terpagu [gema dalam ruang sendu kalbu]

sesederhana itulah adanya

tidak banyak kalimat panjang mampu menggambarkan yang tertulis ini. cukup rasakan, tentang percakapan kecil di penghujung malam atau hingga pagi menjelang. kadang serius. kadang candaan. sebanyak 'iya' untuk mengakhiri perdebatan. sedikit 'tidak' saat menahan kantuk karena masih ingin bertahan tersenyum. tidak banyak hal-hal penting yang dibicarakan. tidak ada seputar harga sembako;bukan pula perang; bukan pula romansa. hanya percakapan kecil. sarapan apa pagi ini? dengan siapa? apakah harimu menyenangkan? dan hal-hal konyol yang dialami hari ini. sederhana. tidak romantis. malah dibumbui saling meledek satu sama lain. tapi tidak. tentu saja tidak. tidak ada yang mampu  menggambarkan namun sesederhana itulah adanya: nyaman.

surat-surat untuk hati #3: mengenai janji (manusia.bukan bajingan)

entah apa maksud tuhan menciptakan rasa cinta, rasa suka. sedangkan cinta itu datang bersama konsekuensi merasakan sakit. seperti manusia.berlagak tuhan, menciptakan janji mungkin mereka lupa atau sengaja secara sadar sepenuhnya melupakan bahwa janji  itu datang bersama ekpektasi dari orang yang dijanjikannya, manusia begitu mudah membuat janji, mereka lupa bahwa hal tersulit dari janji bukan mewujudkannya, tapi orang-orang yang mengharapkan janji tersebut terwujud. mungkin kita suka bicara manis, kita suka manis-manisnya gula di ujung lidah. bicara yang menyanjung-nyanjung. meninggikan setinggi-tingginya, kita suka dibuai angin. tidak perlu jadi manis.cukup jadi cukup. katakan tidak jika tidak, katakan iya jika iya. tidak ada sesuatu yang menggantung-gantung mampu menuntaskan rasa. kita manusia adalah kumpulan kata, kumpulan perbuatan. kumpulan pembuktian kita bukan bermain peran lakon dewa-dewi, dan berkuasa atas hati manusia lain. kita memang lemah ...

surat-surat untuk hati #2

#tentang: mp pagi ini sayang. kau bangun dengan gelisah. mimpi-mimpi tadi malam,membuat dipanmu basah dengan air mata. pagi ini sayang. kau kembangkan senyum merekah. entah ada apa,walau ini sebenarnya hanya caramu menutup-nutupi hatimu yang gundah. pagi ini sayang. kau hirup aroma pertama teh manis. kau teguk dengan gelora-gelora. entah marah pada siapa? takdir bermain-main di tepian jurang atau dirimu yang seperti jiwa-jiwa kecil memaksa hati untuk tidak tumbuh lagi. sayang,aku tak pernah tau.rasanya jadi fajar yang mengiringi pagi yang terbakar.maka bersabarlah entah kapan sayang, kuyakin perahu-perahu itu kan berlayar dan tiba pada dermaganya,dengan layar-layar yang terlepas bebas bukan terikat. entah kapan. MR.L / 11.2.16 / 8.47 / jakarta.

surat surat untuk hati #1

Image
apakah engkau tahu? rasa yang menyiksa selain hati yang patah tanpa arah,adalah melihat cahaya dan kau tahu terangnya bukan untukmu.karena engkau buta. semangkukbir.blogspot.com MRL / 10.2.16. - 23.15

bergolak tak terkendali

kacau... balau..... seakan tiap detik akan bertabrakan.meledak bagai atom atom nuklir.kepalaku penuh dengan amarah.kebingungan.ada hal-hal yang membuat ingin marah.menangis.hati selalu berbisik ingin bunuh diri.logika menahan agar menangislah tapi jangan menyerah dan bunuh diri.aku hening dalam diam.jiwaku berteriak memohon ampun pada penat yang menyiksa.alunan-alunan simfoni kematian bagai mengiringi tiap-tiap hentakan nafas.aku mati di jiwa namun tidaklah raga.

hanyalah curahan

ketidakpedulian dan keangkuhan, menyakitkan hati. kadang yang kau anggap hal remeh adalah besar bagi orang lain. engkau meminta diterima akan segala sikapmu, tapi kau tak pernah sadar betapa seringnya kau menyakiti orang lain. perasaan bukanlah hal yang sepele. jika perasaan adalah hal yang sepele, maka matikan saja hati pemiliknya. tak sadarkah engkau ketika kau membuat komitmen maka kewajibanmu adalah menjaganya. tapi kau tak sadar terlalu tak sadar. dan inilah yang menyakiti hati orang lain. begitu remehnya sesuatu bagi seseorang, namun di sisi lain hal itu begitu berarti

good god

tuhanku baik ..... tuhan aku kasih mama papa yang super biar aku tahu ada orang-orang kaya mereka yang selalu bisa menerima kelebihan dan kekuranganku tuhanku baik.... dia kasih aku kakak-adik yang baik, yang support aku dmanapun dan kapankun aku butuh dukungan, yang selalu siap ngejek aku dengan segala kurangnya aku... aku mampu ada disini karena mereka... tuhanku baik.. kasih pendamping hati seperti kamu, yang walau kadang menyebalkan, tapi selalu punya cara manis untuk menyenangkan aku. selalu siap menarik sayapku kala aku terbang terlalu tinggi, selalu siap memberikanku sayap yang baru ketika aku terluka dan tak mampu terbang... tuhanku baik... mampu memberikan teman seperti dia, seperti mereka yang mampu memberi tawa dan menghapus air mata di tiap kisahku... tuhanku baik... memberikan bangsa yang selalu saja penuh keributan tapi penuh nilai lokal yang mengayomi, bangsa yang berebutan air pada musim kering, dan pelampung pada musim hujan, tapi ini bangsa yang...

tentang melepaskan

ini hanya sebuah pemikiran tentang melepaskan, tentang perpisahan... ketika berpisah, seringkali kita mencoba tegar dengan menguatkan diri. berkata pada diri sendiri; aku kuat, tidak apa-apa. mencoba meyakinkan diri untuk tidak menjatuhkan air mata. mencoba tegakkan bahu untuk sedikit lebih, teguh. bukan hal mudah membicarakan tentang melepas seseorang. sementara atau selamanya. karena seringkali orang itu pergi, tapi kenangan tetap tinggal. berdoa untuk amnesia adalah hal yang lucunya sering kita lakukan. seseorang yang kita pikir akan mudah berlalu. belum tentu selewat detik tak terbetik. mungkin berdoa amnesia adalah salah satu cara kita mencoba tegar. tak meneteskan air mata juga cara kita tegar. tapi ketika kau pergi selalu ada rasa ingin kembali. seperti rumah, maupun hati. hatinya yang pergi. atau hati kita yang menjauh. selalu ada rasa ingin pulang.

salju [leiden - 2]

ini kesekian kali aku merindu. aku terserang tepat di kalbu. malam selalu seakan lama berlalu. masih pertanyaan yang sama, apa kabar dirimu? salju sedang mencairkah di leiden. aku masih kangen. kangen hangat yang sama walau salju di leiden. aku berharap segera bertemu. dan kita akan jadi satu. apa kamu tahu? lagu di ipodku hanya ada satu. setengah mati merindu aku ingat kau goda aku cengeng. biar saja lagu-lagu cengeng di playlist ini yang mengisi hatiku yang lengang. karena  hanya ini obat untuk wajahmu yang selalu terkenang. salam dari kepulauan berbatik.... dari yang setengah mati merindu..

pencuri hati

Image
aku seorang gadis / juga pencuri aku mencuri hatinya, yang mungkin kamu lupa rawat. aku mencuri hatinya, yang mungkin kamu abaikan. aku mencuri hatinya, yang kamu mungkin biarkannya berkarat. aku mencuri hatinya, yang memang mencari aku, si pencuri. aku pencuri, tapi karena takdir memilihku. lalu, salahku? hatinya memang berhak untuk kucuri. dan karena aku pencuri, jadi kamu, takkan kubiarkan mencuri apa  yang kucuri darimu. bahkan karma pun takkan kubiarkan jatuh ke pelukanku ... - untuk gadis-gadis pencuri hati, jangan salahkan dirimu, takdir yang memilihmu jadi pencuri :) -

gelas retak bodoh

Image
aku sebenarnya sedang berlari, mengumpulkan kepingan hatiku yang jatuh berguguran, mengumpulkannya dalam gelas retak yang kautinggalkan. kau yang selalu angkuh meretakkan tiap gelas kaca milikku, menendangnya sekan itu hanya gelas bodoh yang muncul dari asap. aku coba memohon agar kau berhenti. tapi aku tak mampu, tetap saja aku berlari mengumpulkan kepingan itu, dan mencoba rekatkan gelasnya. kau hentakkan aku, kau bilang : "gelasmu retak, aku bosan" / dan begitu saja kau berlari pada gelas dari sulaman sutra itu, dan gelas sutra memikatmu dgn pesona intrik, halus namun tajam.lalu aku,gelas kaca retak,hanya menampung air hujan tiap malam pekat. titik. - dari kepingan twit nona @shesagnostic. - 22-10-2012