Posts

Showing posts with the label dia

mengarang kita. aku dan kebodohanku.

apa yang aku lakukan? meneguk kepahitan yang sama lagi! bagaimana bisa seorang yang tampak seperti malaikat berubah menjadi seorang setan? aku membenci diriku yang tidak menangisi kepahitan yang aku rasakan aku malah menangisi-mu menangisi ketidakpedulianmu menangisi pekaknya dirimu terhadap setiap panggilanku menangisi ketika kau disakiti orang yang kau anggap lebih berharga dan patut didengar mereka yang menjerumuskanmu ke lembah para iblis semakin aku sendiri sakit, butuh waktu lama bagimu menyadarinya aku yang sadar, semakin lama aku kehilangan bagian diriku bagaimana bisa? aku merasa definisi 'kita' itu rangkaian huruf bodoh yang kukarang, menutupi kenyataan ada yang hanya menyebut dirinya sendiri. selalu. terulang. lagi dan lagi. tamparanku sendiri tidak menyadarkan diriku. dan aku mulai kehilangan yang aku anggap sebagai bagian dari kita, itu - aku.

sepatah dua patah kata untukmu

surat cinta hari ke 23 #30harimenulissuratcinta selasa 5 februari 2013 my dear @feliciadameriaa selamat malam, hey miss, sedang apa? jangan galau ya. izinkan aku memberikan sepatah dua patah dan sekian puluh kata untukmu ya. kita berduka / sering karena kecewa / sering juga karena luka yang datang tetiba / dia berkata apa yang dia suka / dia lupa apa yang kita harap dalam asa / jangan menangis miss / jangan juga sedih nona manis / sesungguhnya biar hati seangkuh langit, dia akan jatuh pada kesabaran yang statis / sesungguhnya biar maunya seluas paris, dia akan kembali pada satu hati yang tulus walau tak romantis / kau wanita mengagumkan, senyummu lahir karena kesabaran nasihatmu lahir, karena pengalaman. kau bangkit, karena kegalauan. kesabaranmu, ada karena belajar pada kepahitan. dan terakhir miss, doaku... agar semoga temanku yang satu ini selalu diberkahi tuhan dan dibukakan jalan kemudahan. dari - temanmu yang (berharap) bisa selalu setia mendengarka...

pencuri hati

Image
aku seorang gadis / juga pencuri aku mencuri hatinya, yang mungkin kamu lupa rawat. aku mencuri hatinya, yang mungkin kamu abaikan. aku mencuri hatinya, yang kamu mungkin biarkannya berkarat. aku mencuri hatinya, yang memang mencari aku, si pencuri. aku pencuri, tapi karena takdir memilihku. lalu, salahku? hatinya memang berhak untuk kucuri. dan karena aku pencuri, jadi kamu, takkan kubiarkan mencuri apa  yang kucuri darimu. bahkan karma pun takkan kubiarkan jatuh ke pelukanku ... - untuk gadis-gadis pencuri hati, jangan salahkan dirimu, takdir yang memilihmu jadi pencuri :) -