Posts

Showing posts with the label rokok

1-2-3-4-5-6-7-8-9-10

she count to ten... 1... 2.. 3... 4... 5... 6... 7... 8... 9.. 10.. shit, and she still cant sleep... Alexa membuka matanya, menatap langit-langit yang diam bergeming... dia merasa malamnya masih panjang, sejujurnya hitungan kesepuluh itu adalah hitungan kesepuluhyang ke puluhan ribu kalinya dari puluhan ribu detik lalu.. artinya sudah sekitar +6 jam lebih berlalu, jam dindingnya menunjukkan angka 3, dan dia masih tidak bisa tertidur lelap... alexa bangkit, mendudukkan diri di pinggiran tempat tidurnya, meraih segelas air putih di dekatnya, kemudian mengambil sebatang rokok dan membakarnya... " kupikir, malam telah berlalu masih berapa lama lagi. aku harus menunggu?" alexa, wanita umur 30-an, super sibuk, dia benci kata menunggu. menurutnya apa sih yang bagus dari menunggu? dia selalu tepat waktu, tidak satupun waktunya terbuang percuma. menunggu baginya adalah hal yang paling buruk di dunia. Alexa benci menunggu tapi dia 'diharuskan' menunggu. ...

masih bisakah kata itu datang?

"Kadang-kadang Anda membutuhkan kesempatan kedua, karena waktu tidak siap untuk yang pertama." Begitu inginnya kudengar kata itu. Begitu inginnya mendapatkan kembali senyummu, yang belakangan ini makin memudar dari kepalaku, yang ingatannya mulai menua, kata mereka pikun. Menemukan kaus kaki, kunci, dan dompet juga telepon genggam rasanya lebih mudah dibanding menemukan ingatan akan senyuman itu. Selalu saja aku kehilangan fokus, tiap kali membaca buku, menulis dan ataupun menyetir kendaraan. Menyalakan korek api saja sesulit memasukan benang ke jahit ke ruangan kosong di jarum yang kugunakan untuk menjahit. Tangan gemetaran, bersamaan tiap detak. Aku menghembuskan nafas lebih sering dari biasanya....... Mungkin udara kota ini memburuk, alasanku pada diri sendiri. Menengadahkan wajah ke arah langit, kebiasaan ini jadi kebiasaan baru, Apa alasanku pada diri sendiri? tentu saja..... aku takut ada air hujan jatuh melalui mata dan mengalir ke pipi. asin. iya asi...