Posts

Showing posts with the label perasaan

rihaku : memberi ruang untuk [surat surat untuk hati #5]

sayang... banyak orang di luar sana mendesak-desak kekasihnya. memaksa saling bercumbu di tengah gelap malam.di antara sesak sempit dinding, mereka bersesak-sesak memaksakan ingin menyatu bagai kasur dan dipan. sempit terhimpit sayang... banyak orang di luar sana berlesatan, lari-lari kecil menjadi panjang, mengejar harapan ataupun ilusi akan adanya harapan. mereka memaksa masuk lewat jalan apapun yang mereka bisa. tertatih-tatih /// tapi sayang, mereka lupa memberi waktu, memberi ruang. kadangkala sepi memang butuh sendiri. sendiri merenungkan kesalahan-kesalahan. sendiri menikmati harapan-harapan. mungkin kita hanya lelah menginginkan hal-hal yang ada pada dunia.menggoda.merajam sendi-sendi hati. ini yang aku lakukan kini sayang, aku dan diriku sendiri, menikmati kesepian, kerinduan, harapan-harapan. apa saja agar aku tidak ingin segera mati atau bunuh diri.seperti yang mereka bilang: menulislah dan jangan bunuh diri. //// sebentar ... biarkan aku matikan d...

hanyalah curahan

ketidakpedulian dan keangkuhan, menyakitkan hati. kadang yang kau anggap hal remeh adalah besar bagi orang lain. engkau meminta diterima akan segala sikapmu, tapi kau tak pernah sadar betapa seringnya kau menyakiti orang lain. perasaan bukanlah hal yang sepele. jika perasaan adalah hal yang sepele, maka matikan saja hati pemiliknya. tak sadarkah engkau ketika kau membuat komitmen maka kewajibanmu adalah menjaganya. tapi kau tak sadar terlalu tak sadar. dan inilah yang menyakiti hati orang lain. begitu remehnya sesuatu bagi seseorang, namun di sisi lain hal itu begitu berarti