Posts

Showing posts with the label karya

surat-surat untuk hati #3: mengenai janji (manusia.bukan bajingan)

entah apa maksud tuhan menciptakan rasa cinta, rasa suka. sedangkan cinta itu datang bersama konsekuensi merasakan sakit. seperti manusia.berlagak tuhan, menciptakan janji mungkin mereka lupa atau sengaja secara sadar sepenuhnya melupakan bahwa janji  itu datang bersama ekpektasi dari orang yang dijanjikannya, manusia begitu mudah membuat janji, mereka lupa bahwa hal tersulit dari janji bukan mewujudkannya, tapi orang-orang yang mengharapkan janji tersebut terwujud. mungkin kita suka bicara manis, kita suka manis-manisnya gula di ujung lidah. bicara yang menyanjung-nyanjung. meninggikan setinggi-tingginya, kita suka dibuai angin. tidak perlu jadi manis.cukup jadi cukup. katakan tidak jika tidak, katakan iya jika iya. tidak ada sesuatu yang menggantung-gantung mampu menuntaskan rasa. kita manusia adalah kumpulan kata, kumpulan perbuatan. kumpulan pembuktian kita bukan bermain peran lakon dewa-dewi, dan berkuasa atas hati manusia lain. kita memang lemah ...

di antara - - -

aku ada di antara jendela-jendela. udara pertama yang ada saat dia buka lebar-lebar. aku ada di antara pintu-pintu. cahaya pertawa yang lewati sisi-sisinya. aku ada di antara rerumputan-rerumputan. gemerisik lembut membelai jari-jarinya. aku dan dia. berpapasan di antara-antara. doaku: dia.

biarkan adanya.

mengapa semuanya harus rumit? mengapa tidak kau biarkan saja dahan itu tetap pada ranting. mengapa harus dipetik? mengapa harus jatuh ke bumi. aku  tidak ingin hati yang berliku. aku tidak ingin hati yang memiliki ruang. aku hanya ingin semua berjalan apa adanya. aku tidak ingin memastikan ruangan ruangan itu terisi atau kosong.aku hanya ingin ruang hatiku apa adanya.aku tidak ingin goresan tangan di dinding.aku tidak ingin warna warni,biarkan saja aku kedinginan.aku tidak ingin mengabdi pada apa-apa yang tidak abadi.biarkan saja terluka tak ingin pula kuobati,biarkan ia memborok menjadi bekas luka ataupun terjaga. jangan paksa aku mengisi ruang hati.jangan tanya mengapa aku memilih sendiri atau harus mencari.aku tidak ingin bergantung pada angan-angan kosong atau harapan.aku sadar apa yang aku miliki dan aku sadar arti sebuah ekpektasi. biarkan ekstasi keadaaan meresap dan ia meracun gelombang pikiranku.biarkan aku jatuh,biarkan aku bangkit. biarkan opium opium imajinasi k...