Posts

Showing posts with the label sayang

surat-surat untuk hati #2

#tentang: mp pagi ini sayang. kau bangun dengan gelisah. mimpi-mimpi tadi malam,membuat dipanmu basah dengan air mata. pagi ini sayang. kau kembangkan senyum merekah. entah ada apa,walau ini sebenarnya hanya caramu menutup-nutupi hatimu yang gundah. pagi ini sayang. kau hirup aroma pertama teh manis. kau teguk dengan gelora-gelora. entah marah pada siapa? takdir bermain-main di tepian jurang atau dirimu yang seperti jiwa-jiwa kecil memaksa hati untuk tidak tumbuh lagi. sayang,aku tak pernah tau.rasanya jadi fajar yang mengiringi pagi yang terbakar.maka bersabarlah entah kapan sayang, kuyakin perahu-perahu itu kan berlayar dan tiba pada dermaganya,dengan layar-layar yang terlepas bebas bukan terikat. entah kapan. MR.L / 11.2.16 / 8.47 / jakarta.

my fave latte

surat cinta hari ke 22 #30harimenulissuratcinta senin 4 februari 2013 to @lattentsk selamat sore, halo pecinta petrichor dan penikmat kopi latte apa kabar soremu yang indah di jakarta? :) aku harap kamu sedang menikmati kopi latte yang kau suka itu dan menikmati petrichor serta senja yang indah di pojokan rumah dan terasmu, atau di jendela bis orange biru, dan dimanapun sekarang. halo partner in crimeku, sedang kepo dp siapa lagi hari ini :p kirimkan padaku ya nanti, kamu itu kepo dan iseng tapi selalu membuatku senang.. hei, aku kangen kita tertawa saat hujan. saling memeluk lutut saat sedih. saling menggengam tangan saat hati bergetar. saling memeluk, saat hujan dari kelopak mata mengalir deras. saling memandang saat satu sama lain bercerita. hei, aku kangen kita berlari mengejar angkot atau bis bahkan taksi, hanya untuk segelas kopi di cafe favorit. sambil menunggu malam, kita bercanda bersama. hallo latte, galau dengan tema apalagi hari ini? jangan lupa...

3 huruf: h-a-i

hai.... sapaan lumrah di tiap hari kita. pada orang tua, teman, kekasih, gebetan, selingkuhan, teman yang menyapa kita dan hemmm kita lupa namanya, sehingga kita menyapa balik hanya agar kita terlihat sopan :) sapaan hai, menunjukkan ketulusan, apalagi bagi yang pertama menyapa. menebar senyum dan aroma hangat ketulusan, terlihat indah bukan? namun seringkali sapaan hai berubah jadi hanya formalitas: pada anak yang terburu-buru ingin bermain di luar; pada orang tua yang sibuk bekerja di kantor dan pulang larut malam; pada gebetan yang mulai bosan pada tingkah kita; pada teman yang punya teman baru; dan pada kekasih.......... yang mengganti hai pada tiap pagi kita, siang, sore, dan malam kita dengan hai terakhir pada hari dimana kita berkata ' bye'